Yang Memilih Produk Itu Bukan Anda Tapi Pembeli.


Bagaimana Pembeli Melihat Suatu Produk :

20130605-181047.jpgParfum, normalnya adalah suatu cairan beraroma harum. Jika seorang wanita membeli parfum, yang dibeli bukan hanya sekedar cairan beraroma. Tapi yang dicari untuk dibeli adalah bagaimana citra dari parfum tersebut, bagaimana janjinya, keharumannya, nama dan kemasannya, perusahaan yang membuatnya, toko yang menjualnya. Semuanya menjadi bagian dari produk parfum secara keseluruhan. Begitulah konsumen melihat suatu produk. (Apa yang dikatakan oleh Philip Kotler dan Gary Armstrong.)

Beberapa hal yang dapat menggagalkan usaha Anda.

Memulai usaha memang tak semudah kaki melangkah. Banyak faktor yang menuntut pelakunya pantang menyerah dalam memasarkan barang dagangan agar tidak tenggelam di tengah persaingan. Tidak sedikit seorang pemula merasa begitu yakin bahwa produk yang ditawarkan merupakan produk yang termasuk barang hebat, produk bagus, produk baik.

Namun ada sesuatu yang dilupakan atau diabaikan oleh Anda
sebagai seorang pebisnis pemula :

Tahukah Anda, siapakah yang memilih produk ?

Yang memilih produk itu bukan Anda, tapi pembeli.

Tak dapat dipungkiri, bahwa didunia ini setiap saat bermunculan produk-produk baru yang hebat, yang bagus dari suatu perusahaan besar, namun mereka sedang kesulitan mencari pembelinya. Seorang pemula memang harus memperbanyak referensi dan melakukan riset pasar. Setidak-tidaknya Anda bisa memastikan lebih baik dan lebih tepat produk mana yang layak untuk harus dijual sehingga usaha Anda lebih dekat dengan keinginan dan kebutuhan konsumen yang akan menjadi target pasar Anda.

Agar Anda terhindar dari kesalahan-kesalahan yang dapat memperlambat atau bahkan menggagalkan laju pertumbuhan bisnis. Jika itu menyangkut produk, perhatikanlah beberapa hal dibawah ini :

1. Jangan memilih barang yang tidak layak jual.

Anda takut bersaing ? Itulah masalahnya, barang yang layak dijual adalah barang yang laku dipasaran, barang yang banyak konsumennya. Fakta ini tentunya tidak akan dilewatkan begitu saja oleh pesaing-pesaing Anda. Jangan memulai usaha dengan barang-barang yang sedikit peminatnya, kecuali jika Anda ingin berusaha sambil bersantai dan Anda tergolong tipe orang yang sabar.

Pilihlah produk-produk yang dibutuhkan pasar dalam jumlah cukup banyak, dengan demikian Anda lebih pasti bakal kebagian untuk mendapatkan pembelinya.

2. Jangan mudah tergoda dengan produk yang lagi tren.

Ngga mau dibilang ketinggalan ? Memulai bisnis dengan produk lagi tren mengandung resiko. Salah satu hal yang mempengaruhi keberhasilan sebuah bisnis adalah konsistensi dalam menjalankannya. Penjual harus “setia” pada jenis produk yang telah ia pilih sejak awal mulai bisnis dijalankan. Jangan mengubah jenis produk yang dijual hanya karena banyak orang sedang menyukainya dalam waktu tertentu.

Produk yang sedang tren sebaiknya hanyalah produk pelengkap, tujuannya agar kita punya pelanggan tidak pindah kelain tempat.

3. Hindari Produk yang memberikan sedikit keuntungan.

Sejumlah riset bisnis membuktikan, produk high margin alias produk yang memberikan profit besar sangat cocok untuk sebuah bisnis yang dimulai dengan modal terbatas. Profit yang besar ini dapat mengembalikan modal awal yang digunakan pebisnis untuk memulai bisnisnya. Profit kecil dengan jumlah pelanggan masih menjadi kendala, membuat Anda merasa besar pasak dari pada tiang.

Jika terpaksa menjualnya karena merupakan salah satu produk primadona bisnis Anda, usahakan lengkapi dengan produk-produk pendukung lainnya, walaupun laku sedikit namun yang bisa menghasilkan laba lebih besar. Agar secepatnya omset meningkat, tentunya Anda juga harus lebih agresip mempromosikan usaha dan produk-produk Anda.

4. Hindari produk yang Anda sendiri tidak paham.

Penting bagi pebisnis pemula untuk dapat mengerti seluk-beluk produk yang ia jual, mulai dari bahan dasar, cara kerja, penggunaan, bahkan hingga cara memperbaiki produk jika rusak. Segala jenis pertanyaan yang diajukan calon pembeli harus mampu dijawab. Jika tidak, pembelipun akan mencari penjual lain yang lebih paham tentang produk yang ia butuhkan.

Penting bagi pemula untuk selalu meningkatkan pengetahuan mengenai perkembangan dari setiap produk yang Anda jual.

5. Hindari produk yang produksinya butuh waktu lama.

Jika pelanggan harus menunggu lama untuk mendapatkan sebuah produk, ia akan mencari penjual lain yang ready-stock.

Seandainya ingin menjual produk yang proses produksinya memakan waktu yang panjang, ada baiknya Anda mencari pemasok atau supplier yang terbiasa membuat produk dalam jumlah besar.

6. Hindari produk yang belum dikenal masyarakat.

Memilih produk yang belum dikenal masyarakat jelas sulit menjualnya, barang dagangan Anda bisa saja hanya sebagai barang pajangan saja. Sebagai pebisnis pemula jangan tergoda produk baru walaupun dengan merek terkenal. Jika pelanggan merasa asing dengan produk yang Anda jual, pelanggan tidak akan merasakan adanya kebutuhan atau urgensi untuk melakukan pembelian.

Penting bagi penjual untuk meminimalisir tingkat ketidaktahuan konsumen tentang produk yang dijualnya.

7. Jangan menjual produk ilegal.

Produk ilegal biasanya hanya ada di Black market atau pasar gelap. Produk-produk black market semacam ini memang biasanya memberikan keuntungan besar bagi penjualnya, namun bukan berarti Anda bisa sembarangan menjual barang ilegal.

Tidak hanya rentan terhadap ancaman hukum, berbisnis produk ilegal akan membuat reputasi yang buruk di mata pelanggan.

Anda Harus Gigih Dalam Berusaha.

Gampang menyerah ? Putus asa ?. Itulah masalah utama umumnya pebisnis pemula. Awalnya menggebu-gebu, sehingga akhirnya kehabisan tenaga, modal dan motivasi. Padahal merasa hal-hal penting yang harus dilakukan dalam memilih dan menentukan produk sudah dilaksanakan, namun usaha Anda tak kunjung menunjukkan pertumbuhan. Timbulah keputus asaan. Itulah yang disebut usaha setengah-setengah.

Dalam berusaha harus selalu penuh perencanaan, sehingga setiap ada permasalahan kita tidak buntu, semua kemungkinan sudah ada antisipasinya. Kembalilah ke misi dan visi usaha, sehingga daya dan upaya tidak menjadi sia-sia. Setiap usaha selalu ada resikonya, selalu ada cobaannya. Anda harus lebih ngotot lagi. Gampang menyerah adalah pantangan bagi pengusaha.

Beri Keunggulan Pada Produk Anda.

Anda merasa tidak puas, atau cukup apa adanya, atau merasa tidak ada perkembangan usaha ? Itulah akibat dari salah satu sisi kelemahan Anda. Anda seharusnya memiliki keunggulan untuk bersaing. Jika menjual barang yang mudah laku dan diminati banyak pembeli, berarti Anda harus siap bersaing, Anda harus selalu memperhatikan keunggulan produk, keinginan pelanggan dan sepak terjang pesaing Anda. Curilah hati konsumen Anda. Konsumen selalu mencari yang terbaik.

Carilah inovasi baru dan berilah keunggulan pada produk Anda dengan selalu memperhatikan unsur-unsur seperti jaminan kwalitas produk, harga yang bersaing, tempat usaha yang nyaman dan strategis, jangan lupa promosi, dan tidak kalah pentingnya lagi adalah Anda harus mempunyai sistem pelayanan yang terbaik.

Jangan merasa cepat puas :

Usahakan agar calon pembeli yang tadinya tidak membeli agar bisa jadi pembeli, pembeli menjadi pelanggan dan yang sudah jadi pelanggan diusahakan untuk selalu membeli lebih banyak lagi.

Artikel terkait :

Macam-macam produk untuk memulai usaha

Barang Atau Jasa :

Ide Usaha :

Iklan

9 responses to “Yang Memilih Produk Itu Bukan Anda Tapi Pembeli.

  1. FBS Indonesia Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami trading forex fbsindonesia.co.id
    —————–
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
    3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

    Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
    —————–
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :

    Tlp : 085364558922
    BBM : FBSID007

  2. Ping-balik: Temansukses | dediprasblog·

  3. terima kasih inspirasinya pak… saya juga baru memberanikan diri untuk usaha kecil2an by online, dg niat supaya segera bisa lepas dari titel karyawan… 🙂

  4. Assalamualaikum, pak kl boleh tanya:
    1. gmn caranya membuka sebuah usaha pemasaran/ toko yang baik n menguntungkan?
    2. bagamana caranya membuka toko yang bekerjasama dgn produk tertentu n caranya bernegosiasi?
    3. Bagaimana caranya membuka sebuah usaha yang memproduksi sebuah produk/ cara memasarkannya dan bagaimana cara manajemen yang baik. terimakasih

    • Hai Icha,

      Pertanyaan Anda banyak sekali, jawabannya bisa satu buku itu..
      Oke, saya jawab garis utamanya (inti suatu bisnis) bahwa bagaimana intinya membuka suatu bisnis agar bisa berkembang dan menguntungkan.

      Ingat agar suatu bisnis mampu menguntungkan Anda, itu berarti bisnis Anda menjadi pilihan dari pesaing-pesaing Anda. Untuk itu syaratnya, bisnis Anda harus memiliki adanya suatu DIFFERENSIASI. Apapun bisnis Anda. Bisnis tersebut harus adanya suatu PEMBEDA.

      Jika bisnis Anda BIASA-BIASA saja dan SAMA dgn yang lainnya, jangan harap bisnis Anda menjadi bisnis pilihan pelanggan.

      Apalagi produk-produk yang Anda jual tidak berbeda dari produk para pesaing, jangan berharap produk Anda bakal amat interesting (menarik) bagi pelanggan. ‌

      Lantas bagaimana caranya agar menjadi berbeda?
      Anda bisa ambil dari empat sisi yaitu :
      1. Anda bisa berbeda di produk.
      2. Berbeda dalam harga.
      3. Berbeda promosi/komunikasi
      4. Lokasi dan distribusi.
      (Ingat4P: product, price, promotion, place).

      Jika Anda tak “MAMPU” berbeda di empat area itu, maka berbedalah dalam hal “SERVICE” atau “PELAYANAN”. Beda dalam pelayanan dapat jauh meningkatkan nilai (value) bisnis Anda di mata konsumen.

      Bila produk Anda gagal di pasar, maka 6 area berikut ini layak jadi tersangka. Jangan-jangan:
      1. Ada yang tak beres dengan produk Anda.
      2. Harga (produk) Anda salah ditetapkan.
      3. Strategi promosi Anda salah sasaran.
      4. Cara distribusi nggak bener.
      5. Lokasi bisnis sulit dijangkau.
      6. Pelayanan Anda tidak serius.

      Inti bisnis ini berlaku apakah produk yang Anda jual itu produk yang Anda beli sendiri, Produk hasil kerja sama ataupun produk yang Anda buat sendiri. Jadi sebelum menentukan pilihan produk, Ingat dan pastikan tentang 4P: product, price, promotion, place sehingga Anda itu mampu membuat bisnis yang memang berbeda, mampu bersaing dan menguntunkan…

      Nah, begitulah inti berbisnis agar bisnis Anda menguntungkan dan berkembang… selamat merenungi yang enam itu.

  5. Ping-balik: PENYEBARAN INOVASI | Wanto Sakti·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s